Whiskaz a.k.a Rambo

October 19, 2009 at 2:14 am (Uncategorized)

Sejujurnya gw kaget waktu liat post pertama…

Nama panggilan gw jadi The Rambo, WTH? Nama gw Whiskaz itu ada sejarahnya kawan. dan jangan diubah, itu udah jadi Trademark gw… dan nama panggilan whiskaz ini merupakan suatu contoh kreatifitas anak-anak kelas 2-F SMPN 1 Cimahi angkatan 2004. Nama gw yang tadinya Rizky, diubah menjadi Whiskaz. jadi ceritanya begini.

Waktu itu, anak anak kelas 2-F sedang bergejolak, salah satu guru kami marah terhadap murid yang dianggap telah melecehkan dia lewat surat kaleng. dia menduga anak tersebut berasal dari 2-F dan akan membawanya untuk diinterogasi. Anak anak 2-F yang gak tahu apa apa (secara anaknya masih pada imut-imut tak berdosa) kaget. sehingga secara serempak akan memprotes sang guru tersebut. sebelum memprotes, kami sepakat untuk menyembunyikan identitas kami (anak SMP mikir gini gokil nggak sih??). terus kami membuat nama panggilan yang hanya digunakan di dalam kelas kami.

waktu itu, pemimpinnya adalah Haryo wicaksono, dan kami sepakat memanggil dia Owi.

kemudian Ruliyana nur Fajari di ubah jadi The Devil.

Lazuardi Qayuma Indradarma diubah jadi the DogShow (waktu itu masih jamannya WWF SMack Down).

begitulah seterusnya sampai tiap anak laki-laki memiliki panggilan yang berbeda-beda.

sampai akhirnya giliran gw, sang ketua mengusulkan the Whiskey, yang maksudnya memabukkan(dulu sih wajah gw paling tidak berdosa, jadi bisa bikin guru-guru kelepek-kelepek) tapi gw menolak, karena gw nggak suka yang haram haram. akhirnya, salah seorang anak mengusulkan nama whiskas, yang artinya whiskey Khas, tidak beralkohol, tidak haram, tapi bisa bikin orang mabok….

kalo menurut gw, ini adalah salah satu bentuk kreatifitas anak anak SMP (di Indonesia biasanya disebut kenakalan Remaja) yang berhasil keluar dari lingkungan yang terkungkung oleh sangkar keseragaman. ketika ada keseragaman di dalam SMP, kami memutuskan untuk keluar dari keseragaman tersebut dan menjadi diri sendiri. waktu itu, kami memutuskan untuk menjadi orang orang yang idealis, dimana kami menjadi diri sendiri, tapi tidak akan egois dalam pertemanan dan persahabatan. sehingga muncul sebuah titik ideal antara individu dan lingkungannya (anak SMP mikir gini… ckckck… kalo dipikir pikir gw dulu hebat banget.

kreatifitas dalam pembuatan nama tersebut, dilanjutkan dengan kreatifitas dalam belajar. kami menjadi satu-satunya kelas yang pernah tidak mengerjakan tugas. sehingga satu kelas di hukum. hukuman yang waktu itu diberikan untuk kami adalah menyanyi lagu wajib. namun, kami menolak, karena ingin bernyanyi dengan sesuka hati kami. sehingga kami waktu itu menyanyikan lagu bintang kecil, namun dengan tambahan musik acapella dari mulut banyak orang. awalnya lagunya terdengar aneh, tapi ketika lagu itu dinyanyikan untuk kedua kali, lagu itu jadi sangat luar biasa dan guru kami menjadi suka dengan kreasi kami. bahkan dia menyarankan agar kami menyanyikan lagu tersebut di lomba antar kelas.

kelas kami akhirnya meraih juara ketiga dalam lomba tersebut karena ada beberapa guru yang tidak suka dengan kelas kami. namun kami semua dulu sangat senang karena bisa menjadi diri sendiri dalam lomba tersebut.

oh iya. kunjungi juga rizkhas.wordpress.com untuk blog pribadi saya…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: